Raja Dangdut dari Amerika, Segmen VOA Pop News Terfavorit di 2018

Dari sekian banyak program televisi Voice of America yang pernah saya tonton, program VOA Pop News adalah yang paling saya suka. Program ini menyajikan berbagai liputan menarik mengenai pop culture Amerika dan kehidupan para selebriti Hollywood. Ada pula sajian cerita menarik tentang pengalaman warga Indonesia di Amerika.

Seiring waktu berjalan, kebiasaan saya mengikuti informasi VOA Pop News dari televisi berlanjut ke internet. Saya mengikuti halaman Facebook VOA Pop News untuk mendapatkan update liputan mereka. Tak hanya menyajikan informasi yang menarik, terkadang mereka juga menyelenggarakan kuis berhadiah untuk pemirsa setianya.

Seperti pada 16 November 2018 lalu, halaman Facebook VOA Pop News menyelenggarakan kuis yang berhadiah smartphone dan suvenir ekslusif. Dalam postingan berbentuk video, mereka mengajak pemirsa untuk menyebutkan salah satu segmen VOA Pop News favorit dengan menuliskannya di kolom komentar atau dikirim melalui WhatsApp. Mudah sekali ikutan kuisnya, ya?

Pertanyaan tentang segmen VOA Pop News favorit, membuat saya teringat pada satu segmen berjudul "Raja Dangdut dari Amerika". Dibawakan oleh Vina Mubtadi dan Ian Umar, segmen ini bercerita tentang seorang warga Los Angeles bernama Lexis Mazerski, yang suka mendendangkan lagu dangdut di mobilnya.

Berdasarkan wawancara dengan VOA Pop News, Lexis mengenal dangdut sejak tahun 2011 ketika ia berkunjung ke Indonesia pertama kalinya. Saat itu ia sedang berada di Bali dan hotel tempatnya menginap bersebelahan dengan panggung dangdut. Dari sana lah ia mendengar konser musik dangdut pertama kali, yang digelar meriah hingga larut malam.

Namun saat itu ia tidak tahu genre musik apa yang ia dengar. Didorong rasa penasaran, ia pun memberanikan diri untuk ikut bergabung bersama penikmat musik dangdut di depan panggung.

Tak disangka, musik dangdut yang meriah membuatnya senang dan langsung jatuh cinta. Begitu pula dengan gaya jogetnya yang asyik. Ia mengaku masih belajar untuk joget khas dangdut yang sambil menggoyangkan ibu jari.

“Untuk berjoget saya perlu suasana yang tepat, tapi saya belajar beberapa gaya berjoget seperti dengan ibu jari,” terang Lexis sambil menggoyangkan kedua jempolnya.

Saat kembali ke Amerika, Lexis rupanya membawa pulang kenangan indah bernyanyi lagu dangdut. Ia kini suka merekam video sambil berkaraoke lagu dangdut di mobil dan mengunggahnya di YouTube. Tampil dengan nama channel “Raja Dangdut dari Amerika”, ia berhasil meraih sekitar 25 ribu subscriber.

Unggahan video karaoke dangdut miliknya disukai banyak pemirsa dan menuai banyak views. Untuk interaksi komentar, mayoritas diramaikan oleh warganet asal Indonesia. Kebanyakan dari mereka merasa senang dan kagum karena ada warga Amerika yang bisa bernyanyi lagu dangdut.

Lihat saja videonya ketika menyanyikan lagu dangdut “Jaran Goyang”. Lagu ini memang asyik untuk didengarkan, tapi liriknya lumayan susah untuk diikuti ketika bernyanyi.

Pasalnya, tempo lagu ini lumayan cepat untuk dinyanyikan. Orang Indonesia sekali pun masih jarang yang bisa mengikuti liriknya dengan lengkap.

Namun tidak dengan Lexis, ia dapat dengan lancar mendendangkan setiap lirik dari lagu Jaran Goyang. Sambil menggoyangkan badannya, ia menikmati setiap hentakan lagu dangdut tersebut.

Meski sesekali ada salah ucap, untuk orang yang sehari-hari menggunakan bahasa Inggris seperti
Lexis, cara ia bernyanyi lagu dangdut sudah sangat bagus.
“Gue orang Indonesia aja ngga hafal. Ini orang Amerika hafal. Salut deh, respect,” tulis akun YouTube Ryan Restian.

Meski channel miliknya menggunakan nama “Raja Dangdut”, kepada VOA Pop News ia berkata, bahwa hanya ada satu Raja Dangdut, yaitu Rhoma Irama. Keinginannya menjadi Raja Dangdut dari Amerika hanya untuk gurauan semata.

Namun kesenangan Lexis menyanyikan dangdut, makin membuktikan bahwa lagu dangdut bisa dinikmati dan dicintai siapa saja.

Inilah yang membuat saya menyukai liputan-liputan VOA Pop News, ringan tapi beresensi. Tak banyak yang tahu bahwa sebenarnya lagu dangdut yang khas Indonesia, ternyata juga disukai oleh warga Amerika. Bahkan dari lagu dangdut pula, ia akhirnya tertarik untuk belajar bahasa Indonesia.

Oh iya, ngomong-ngomong soal kuis tadi, saya kemudian ikut serta dengan mengirimkan judul segmen favorit "Raja Dangdut dari Amerika". Tak disangka, saya ternyata terpilih sebagai pemirsa yang beruntung. Mungkin tim VOA Pop News juga terkesan dengan segmen tersebut, hehehe.

Terima kasih untuk smartphone dan kalender eksklusifnya, VOA Pop News! Ditunggu liputan menarik dan informatif lainnya dari Amerika. Sukses terus untuk seluruh tim redaksi VOA Pop News.

Comments