Menikmati Secangkir Kopi Guatemala di Louie Coffee

Hari ini saya berkesempatan mengunjungi coffee shop baru di kawasan Pondok Pinang, Louie Coffee. Berdiri pada November 2016, coffe shop ini hadir dengan konsep speciality coffee. Tempat yang pas bagi penikmat kopi kualitas premium yang diolah langsung dari tangan-tangan barista handal. Coffee shop ini dimiliki oleh Louise Leny Yohana Lihar, semi finalis Indonesia Barista Championship 2015.

Pertama kali menuju lokasi Louie Coffee, coffee shop ini bisa dikenali melalui logo biru terang bertuliskan “Louie” di depan kafe. Tampilan luarnya tampak segar dengan tanaman-tanaman cantik di terasnya. Beberapa kursi dan meja juga tersusun rapi bagi pengunjung yang ingin menikmati kopi dengan suasana outdoor.

[caption id="attachment_992" align="aligncenter" width="629"] Tampilan depan Louie Coffee (Foto: Lastboy Tahara S)[/caption]

[caption id="attachment_993" align="aligncenter" width="629"] Suasana outdoor di Louie Coffee (Foto: Lastboy Tahara S)[/caption]

Ketika masuk ke dalam, Louie Coffee tidak seperti coffee shop lainnya. Sebelum menuju kafe, terdapat satu ruangan yang dikelilingi kaca. Di sana saya disambut dengan ramah oleh seorang resepsionis dan mempersilahkan saya untuk masuk. Pelayanan yang bagus menurut saya, menimbulkan kesan "spesial" bagi pengunjung.

Setelah itu di bagian dalam kafe, ruangannya tampak terang dengan pencahayaan yang natural. Sebab bagian depan kafe menggunakan dinding kaca yang mudah tertembus oleh cahaya matahari.

Sedangkan untuk interior di dalamnya, coffee shop ini sangat kental dengan nuansa kayu. Hampir seluruhnya menggunakan kayu, mulai dari lantai, meja barista, meja pelanggan, dan kursi. Suasananya akan sangat cantik bila menjelang sore, warna coklat dari kayu berpadu dengan lampu kuning yang temaram.

[caption id="attachment_994" align="aligncenter" width="629"] Salah satu meja yang menghadap jendela (Foto: Lastboy Tahara S)[/caption]

[caption id="attachment_995" align="alignnone" width="629"] Nuansa kayu di Louie Coffee (Foto: Lastboy Tahara S)[/caption]

Di bagian meja barista, saya bertemu dengan Tengku dan Angga. Mereka berdua adalah barista yang familiar bagi saya. Sebab saya pernah bertemu dengan mereka berdua bekerja di salah satu coffee shop ternama di kawasan Gandaria. Sedangkan Angga, namanya cukup dikenal di kalangan barista Indonesia. Tahun 2015 lalu ia masuk finalist dalam kompetisi Bandung Brewers Cup 2015.

Dilayani oleh barista-barista handal Louie Coffee, saya memesan V60 Guatemala El Pilar. Karakter fruity dari kopi dengan rasa sweet candy dan orange candy terasa pas di lidah. Sembari menikmati kopi, saya juga berkesempatan ngobrol dengan Tengku. Ia menjelaskan bahwa kopi di sini memiliki blend khas, yang mereka beri nama Louie Blend, perpaduan biji kopi El Savador dan Ethiopia.

[caption id="attachment_991" align="aligncenter" width="861"] Secangkir Kopi Guatemala El Pilar dari Louie Coffee (Foto: Lastboy Tahara Sinaga)[/caption]

Coffee shop ini memang masih sepi pengunjung, namun bila masyarakat sudah mengenal dan tahu siapa yang berada di belakangnya, saya rasa coffee shop ini akan menjadi hype di kalangan penikmat speciality coffee. Dimiliki oleh semi finalis Indonesia Barista Championship 2015 dan kopi diolah langsung dari tangan-tangan barista terlatih, saya rasa tak perlu ada kata ragu untuk menikmati secangkir kopi premium Louie Coffee.

Bagi Anda yang ingin mengunjungi Louie Coffee langsung saja ke Jalan Ciputat Raya No. 5, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Buka mulai dari jam 8 pagi hingga jam 7 malam.

Comments

  1. tempatnya bersih, dan sepertinya nyaman banget... pengen nyoba main kesana, tapi jauh banget...hehehe

    ReplyDelete

Post a Comment