4 Alasan Kenapa Kerja Shift Menyenangkan

Ilustrasi karyawan kantor. (Pexels/Rawpixel.com)

Sejauh yang saya tahu, pengertian dari shift kerja adalah pembagian waktu kerja berdasarkan waktu tertentu. Orang yang bekerja dengan sistem shift, waktu kerjanya dilakukan secara bergantian. Jadi karyawan pada periode tertentu bergantian dengan karyawan pada periode berikutnya untuk melakukan pekerjaan yang sama.

Bagi sebagian orang bekerja shift itu tidak menyenangkan. Ada yang berpendapat bahwa bekerja shift itu tidak normal. Kadang masuk pagi pulang siang, masuk siang pulang sore, masuk sore pulang malam, dan yang paling banyak tidak disukai adalah masuk malam pulang pagi!

Untuk orang yang sangat disiplin menjaga kesehatannya pasti benar-benar tidak setuju bila menerima shift kerja, takut bila kesehatannya terganggu. Lha kok bisa? BBC pernah menuliskan bahwa bekerja dalam rotasi shift mengakibatkan penuaan dini pada otak dan tumpulnya kemampuan intelektual.

Tubuh manusia pada dasarnya memiliki jam internal tubuh yang dirancang untuk aktif pada siang hari dan tidur di malam hari. Siklus ini akan terganggu jika orang bekerja dalam rotasi shift (dalam artian bekerja bergilir di pagi, siang, dan malam). Ketika mendapat shift malam para peneliti juga membuktikan bahwa hal itu juga mempercepat penurunan otak.

Dari berbagai uraian yang saya sampaikan, tampaknya bekerja dengan sistem shift terlihat tidak menyenangkan dan menakutkan. Tapi tenang, Anda jangan langsung menutup halaman ini dan berlalu. Saya punya 4 alasan kenapa kerja shift itu menyenangkan:

1. Tidak Cepat Bosan Ketika Bekerja.

Jadwal shift yang berubah secara periodikmembuat hidup kita tidak monotone, misalnya saja selalu berangkat pagi dan kembali ke rumah ketika hari sudah sore. Dengan bekerja shift kita selalu bisa menikmati waktu dengan cara yang berbeda, contohnya saja ketika dapat shift malam berarti Anda terbebas dari yang namanya suasana macet di jalan.

Orang yang berangkat pagi kena macet dan pulang sore kena macet lagi juga tidak enak lho, apalagi kalau terus-terusan mendengar klakson yang memekakkan telinga dan menghirup pekatnya asap kendaraan. Shift malam juga membuat kita merasakan bagaimana rasanya menikmati suasana yang akrab dengan antar karyawan dan bekerja dengan sikap yang santai.

2. Pemasukan Lumayan. 

Ketika tanggal merah tiba tentu banyak orang yang menginginkan untuk libur, tapi bagi para pekerja shift ini bisa dimanfaatkan untuk menambah pemasukan. Jadi istilahnya dihitung waktu lembur, meskipun masih tetap bekerja 8 jam sehari.

Semakin sering ia masuk kerja dan menggantikan jadwal rekan kerja maka pemasukan yang didapat juga bertambah. Sistem gaji yang diberikan tidak terbatas harus masuk 24 hari kerja, semakin sering masuk maka gaji juga akan disesuaikan.

3. Hari Libur Atur Sendiri. 

Hari libur bagi orang yang bekerja shift berbeda dengan orang yang  bekerja tidak secara shift yang selalu rutin libur Sabtu dan Minggu. Orang yang kerja shift bisa libur di hari Senin, selasa, rabu, dan hari kerja lainnya karena jadwal kerja yang periodik dan bisa bertukar jadwal antar karyawan.

Bahkan ketika di hari-hari tertentu ada acara keluarga mendadak, kita bisa mengambil libur di hari itu juga. Asalkan ada orang yang mau bertukar jadwal. Dengan begitu kita selalu ada kemungkinan untuk mendapat libur di hari kerja.

Kan asik tuh kita bisa liburan di hari kerja karena beberapa tempat menyediakan harga yang lebih murah daripada weekend. Tidak usah takut bila ketika malam minggu orang-orang pada libur tapi kita kerja, karena di hari selanjutnya kita bisa libur hari Senin ketika orang-orang pada malas masuk kerja! Hahahaha..

4. Dapat Shift malam? Bisa Punya Banyak Sahabat. 

Saat shift malam, terkadang perusahaan menempatkan sedikit karyawan di kantor. Hal ini karena saat malam hari produktivitas pekerjaan cenderung lebih sedikit.

Jumlah karyawan yang sedikit dan suasana kantor yang lebih sepi, antar karyawan pasti saling berbagi cerita untuk membunuh rasa bosan di kantor. Dan akhirnya kita cepat akrab karena sering berkomunikasi. Kedekatan antar karyawan juga membuat pekerjaan semakin menyenangkan.

Suasana kerja yang nyaman dapat mempengaruhi produktivitas kita dalam bekerja, bahkan bukan tidak mungkin bisa memberikan kontribusi yang lebih untuk perusahaan. Perihal waktu kerja yang selalu berubah, terutama saat shift malam, memang akan ada hubungannya dengan kesehatan.

Namun saya hanya bisa menyarankan untuk sebisa mungkin tetap tidur 8 jam sehari, pada jadwal shift apa pun. Jangan hanya mengingat waktu untuk bekerja, ingatlah juga waktu untuk beristirahat.

Comments

  1. bener banget kerja sift punya ke untungan tersendiri... dulu juga saya sempat kerja sift di sebuah pabrik... tapi sekarang lebih enak kerja tani di kampung sendiri..hehehe..

    ReplyDelete
  2. Mantaaappp... memang enak ko kerja shift. Apalagi kalau rumah atau kosannya deket kantor. Hehehehe

    ReplyDelete
  3. saya pernah merasakan sistem shift juga, Mas Boy. pinter2nya kita atur waktu dan ritme tubuh aja sih. hehehe. tapi makin ke sini, saya berpikir, kayaknya lebih enak kerja yang bisa atur fleksibilitas waktunya deh, hehehe

    ReplyDelete
  4. coklat bubuk premiumJanuary 15, 2017 at 5:49 PM

    Saya pernah bekerja shift dengan sistem Malam - Pagi - Sore - Off (Libur) dengan rotasi @ 4 hari.
    Terkait dengan point nomor 1 dari artikel diatas, memang benar sekali bahwa kita tidak cepat bosan ketika bekerja sehingga kita bisa enjoy dalam bekerja.
    Karena enjoy dalam bekerja maka perputaran waktu dalam 1 bulan tidak terasa lama, tahu-tahu sudah gajian lagi :).
    Artikel yang bagus bos.

    ReplyDelete
  5. Saya sudah bekerja shift selama 3 tahun. Emangsi enjoy" aja. Poin no 4 bner banget.
    Tpi skrng saya sudah pindah di perusahaan baru. Yg harus cari temen baru lagi. Di sini saya ngerasa kurang happy. Karna gak ada poin no 4.
    Pengennya si kerja pagi pulang sore. Supaya kita bisa jagain orang di rumah waktu malam hari.

    ReplyDelete

Post a Comment